5 Larangan dalam Menulis CV Yang Wajib Kamu Hindari!

Kesalahan dalam menulis CV bisa berakibat fatal. Bahkan sejumlah perusahaan akan menolak CV yang kamu kirim karena kualitasnya yang kurang baik. Sekilas memang isi lebih penting ketimbang penampilan. Tapi kalau penampilan CV-mu kurang berkenan, hal ini bisa membuat HRD berpikir dua kali memanggilmu untuk interview.  Supaya tidak melakukan kesalahan fatal, berikut adalah beberapa larangan yang wajib kamu ketahui dalam menulis CV.

 

Jangan Sampai Ada Typo (Salah Ketik)

Kesalahan dalam pengetikan atau typo bisa berujung pada salah pengertian tentang maksud yang hendak diutarakan dalam CV. Oleh karena itu, sangatlah penting untuk memeriksa setiap baris dalam CV kamu dengan baik. Satu kesalahan typo saja dalam CV kamu akan mengganggu HRD yang membacanya. Oleh karena itu, kamu perlu benar-benar teliti dalam membuat CV yang bagus, supaya benar-benar enak dibaca dan mudah diartikan maksudnya.

 

Hindari Menulis Pengalaman Sangat Panjang

Bagi kamu yang baru lulus kuliah, atau sudah pernah bekerja puluhan tahun di bidang tertentu, kamu harus menghindari menulis cerita yang terlalu panjang dalam CV atau resume kamu. Pasalnya, HRD tak punya banyak waktu membaca cerita narasi yang sangat panjang. Antrian para pelamar kerja juga sangat banyak dibelakang. Oleh karena itu, sangatlah penting buatmu untuk mempersingkat pengalaman kerja dengan kalimat yang jelas. Jangan membuat pihak HRD kebingungan dengan cerita narasi panjang yang kamu buat.

 

Tidak Mengecek CV Sebelum Dikirim

Membaca berulang-ulang akan meminimalisir kesalahan yang kamu buat dalam CV tersebut. Selain itu, hal ini juga akan membuatmu menemukan beberapa kosa kata yang sekiranya kurang pantas dan perlu diganti dengan yang baru. Jangan sampai kamu menyesal setelah emailmu terkirim, namun tiba-tiba kamu menemukan kata-kata yang kurang pas dalam CV tersebut. Selain itu, hal ini juga menghindarkan CV-mu dari kebanyakan typo.

 

Salah Menyebutkan Nama Perusahaan dan Manajemen HRD

Sebuah pantangan yang sebetulnya tak perlu sampai terjadi. Kesalahan dalam menyebutkan nama perusahaan dan staff HRD bisa membuatnya dianggap salah kirim atau salah alamat. Oleh karena itu, perhatikan benar-benar ejaan nama dan juga perusahaan yang tertera secara rinci. Kalau kamu tidak tau, alangkah baiknya jika memakai cara aman, yakni menggunakan kata-kata “HRD Perusahaan…”.

 

Jangan Gunakan Bahasa Gaul!

Bahasa yang kamu gunakan juga sebaiknya bahasa yang formal dan menunjukan keseriusanmu bekerja di perusahaan tersebut. Pasalnya, kamu sudah sudah lulus pendidikan dan akan terjun ke dunia masyarakat. Kamu harus benar-benar paham penggunaan kalimat formal untuk CV yang dibuat. Penggunaan bahasa yang formal dan sopan akan membuat HRD atau perusahaan tertarik untuk memanggilmu ke tahap selanjutnya, yakni interview.